Perumda PPU Segera Layani 13 Kelurahan dan Desa di Sepaku dengan Penambahan Sambungan Rumah

Gematrisatyamedia.com, Penajam Paser Utara, 24 Juli 2025 – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Penajam Paser Utara (PPU) berkomitmen untuk segera melayani 13 kelurahan dan desa yang tersisa di wilayah Sepaku melalui penambahan sambungan rumah (SR). Hal ini dibahas dalam pertemuan antara Bupati PPU, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) yang baru, dan mantan Kepala BPPW, yang sekaligus menandatangani serah terima pengelolaan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sepaku di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Direktur Utama Perumda PPU, Abdul Rasyid, menjelaskan bahwa serah terima IPA berkapasitas 50 liter per detik ini diharapkan dapat mempercepat pelayanan air bersih kepada masyarakat Sepaku.

“Insyaallah, dengan serah terima WTP 50 ini, kita bisa segera melayani masyarakat,” ujar Abdul Rasyid.

Abdul Rasyid mengungkapkan bahwa Perumda PPU membutuhkan anggaran sekitar Rp 10-12 miliar untuk pemasangan 6.000 SR di Sepaku. Angka ini belum termasuk infrastruktur jaringan perpipaan yang masih dalam tahap perhitungan. Mengingat keterbatasan anggaran dari Pemerintah Kabupaten PPU, pihak Perumda akan berkolaborasi dengan BPPW dan Otorita IKN.

“Kami sudah berdiskusi dengan Bapak Bupati, Bapak Sekda, Kepala BKAD, Kepala PUPR, Asisten I, dan Kepala Balai yang baru. Kami akan berkolaborasi dengan teman-teman di IKN agar masyarakat bisa segera terlayani,” tambahnya.

Proyek IPA Sepaku merupakan program dari pemerintah pusat yang membangun IPA, kemudian asetnya diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten PPU untuk dikelola melalui Perumda PPU. Abdul Rasyid berharap dengan diserahterimakannya IPA ini, masyarakat di Sepaku dapat segera menikmati layanan air bersih.

“Harapan kita, masyarakat bisa segera terlayani. Sekali lagi, ini tidak bisa kerja sendiri dari pihak Perumda atau Pemkab, ini harus dikeroyok dari BPPW Kementerian PU dengan Otorita IKN,” tegasnya.

Untuk IPA di Penajam, Abdul Rasyid menyatakan bahwa IPA Lawe-Lawe masih beroperasi dengan baik. Selain itu, Perumda PPU juga berencana membangun IPA berkapasitas 10 liter per detik di Waru pada tahun ini.

“Untuk IPA Waru, sekarang lagi proses lelang di PU Kabupaten, karena pelaksana proyeknya ada di PU. Kalau untuk IPA Sepaku, barang sudah selesai, tinggal dioperasikan oleh teman-teman di Perumda Sepaku,” jelasnya.

Meskipun pasokan air baku melimpah dari Bendungan Sepaku Semoi dan Intakes Sepaku, kendala utama yang dihadapi adalah ketiadaan jaringan distribusi di 13 kelurahan dan desa yang belum terlayani. Untuk mengatasi hal ini, Perumda PPU akan mengadakan pertemuan bersama dengan BPPW dan Otorita IKN guna mencari solusi terbaik.

Perumda PPU optimis bahwa dengan kolaborasi lintas sektor, masalah jaringan distribusi dapat segera teratasi, sehingga seluruh masyarakat di Sepaku dapat segera menikmati akses air bersih yang layak.

Penulis : Diaz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *