Mudyat Noor: Kartu Penajam Cerdas Ringankan Beban Orang Tua, Target Salur HUT ke-80 RI

Gematrisatyamedia.com, Penajam Paser Utara, 30 Juli 2025 – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tengah mematangkan rencana penyaluran program Kartu Penajam Cerdas (KPC), yang ditargetkan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang. Program ini dirancang untuk meringankan beban biaya perlengkapan sekolah bagi sekitar 6.000 peserta didik baru jenjang SD dan SMP di PPU.

Bupati PPU, Mudyat Noor, menyatakan bahwa pihaknya bersama Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) telah membahas secara mendalam mekanisme penyaluran KPC. Fokus utama pembahasan adalah memastikan bantuan ini tidak tumpang tindih dengan program serupa dari pemerintah pusat seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) maupun Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) dari provinsi.

“Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga telah memaparkan proses dan caranya kepada kami. Kami membahas persoalan teknis agar penyalurannya tidak tumpang tindih dengan KIP dari APBN maupun BOSDA dari provinsi,” jelas Bupati Mudyat Noor pada Rabu (30/7).

KPC merupakan program prioritas daerah yang akan memberikan bantuan dana tunai sebesar Rp600 ribu kepada setiap siswa baru kelas 1 SD dan SMP. Dana ini dimaksudkan sebagai pengganti pengeluaran yang telah dilakukan orang tua untuk membeli perlengkapan sekolah seperti tas, sepatu, dan seragam.

“Bantuan itu diberikan untuk membantu meringankan beban orang tua peserta didik dalam membeli perlengkapan sekolah, seperti tas, sepatu, seragam dan lainnya. Ada sekitar 6.000 siswa baru yang akan menerima Kartu Penajam Cerdas dan bantuan itu wajib dibelikan untuk perlengkapan sekolah,” tegas Mudyat Noor.

Meskipun tahun ajaran baru 2025/2026 telah berjalan, Pemkab PPU berkomitmen untuk mempercepat realisasi bantuan ini.

“Meskipun tahun ajaran telah berjalan, kami akan terus berkomitmen untuk mempercepat realisasi bantuan ini,” tambahnya.

Pembahasan mendalam mengenai KPC ini telah dilakukan dalam presentasi bersama Disdikpora pada 27 Juli lalu. Bupati Mudyat Noor menekankan pentingnya memastikan setiap tahapan penyaluran berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Kita menggelar presentasi Kartu Penajam Cerdas 27 Juli kemarin bersama Disdikpora, membahas soal mekanisme dan tata cara penyalurannya seperti apa, jangan sampai penyalurannya berbenturan dengan KIP dan BOSDA,” terangnya.

Beliau berharap program ini benar-benar dapat mengurangi beban finansial orang tua siswa.

“Program ini melalui beberapa tahapan. Kami ingin bantuan ini benar-benar mengurangi beban orang tua siswa yang anaknya baru masuk sekolah, jangan sampai anak pelajar kita terbebani karena biaya yang kurang, apalagi kalau ada yang tidak sekolah,” pungkasnya.

Dengan persiapan yang matang, Pemkab PPU optimis Kartu Penajam Cerdas dapat menjadi solusi nyata dalam mendukung pendidikan dan kesejahteraan siswa di wilayahnya. (Adv)

Penulis : Diaz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *