Gematrisatyamedia.com, Penajam Paser Utara, Minggu 24 Agustus 2025– Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyatakan dukungannya terhadap kebijakan baru Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang memberlakukan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai pengganti Ujian Nasional (UN). Kebijakan ini akan mulai efektif pada tahun ajaran 2025.
Kepala Disdikpora Kabupaten PPU, Andi Singkerru, menyambut baik penerapan TKA di tingkat daerah. Menurutnya, TKA bukan hanya berfungsi sebagai alat evaluasi, tetapi juga sebagai instrumen pemetaan yang lebih akurat.
“Ini bukan sekadar pengganti Ujian Nasional, tapi transformasi cara kita menilai kualitas pendidikan,” tegas Andi.
Ia menambahkan bahwa kebijakan ini, yang diresmikan melalui Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 9 Tahun 2025, akan membantu Disdikpora PPU dalam mengetahui pemerataan dan kualitas pendidikan di seluruh kabupaten.
Hasil dari TKA diharapkan menjadi acuan penting untuk menyusun strategi kebijakan yang lebih tepat sasaran.
“Dengan adanya kebijakan ini, kami di daerah sangat mendukung. Kami juga bisa mengetahui dan mengevaluasi mutu pendidikan di PPU dengan lebih baik,” ujar Andi Singkerru pada Minggu (24/8/2025).
Kebijakan ini dinilai sebagai langkah transformatif yang akan memastikan standar kualitas pendidikan di seluruh Indonesia, termasuk di tingkat daerah. Disdikpora PPU melihat TKA sebagai terobosan penting yang akan berdampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan. Tujuannya adalah menciptakan proses pendidikan yang terukur, adil, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Untuk menjamin integritasnya, TKA mengusung tiga prinsip utama: kejujuran, kerahasiaan, dan akuntabilitas. Prinsip-prinsip ini diharapkan dapat menjaga validitas hasil tes dan menjamin bahwa evaluasi dilakukan secara objektif.
Lebih lanjut, Andi Singkerru berharap bahwa TKA akan menjadi langkah konkret untuk mendukung terwujudnya Profil Pelajar Pancasila. Kebijakan ini juga diharapkan dapat memperkuat kualitas pembelajaran di semua jenjang pendidikan dasar dan menengah, sehingga dapat menghasilkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat.
“TKA ini dirancang untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang transparan dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” pungkasnya.
Penulis : Diaz
