Sinergi Tiga Pilar: Polres PPU, Pemda, dan Bulog Salurkan 7,5 Ton Beras Murah

Gematrisatyamedia.com, Penajam Paser Utara, Kamis 14 Agustus 2025 — Demi menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, Polres Penajam Paser Utara (PPU) bersama Pemerintah Daerah dan Perum Bulog menginisiasi Gerakan Pangan Murah (GPM). Sebanyak total 7,5 ton beras medium Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) akan didistribusikan secara serentak di empat kecamatan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.

Kegiatan ini merupakan bukti nyata sinergi dan komitmen kuat dari tiga pilar utama—Polri, Pemda, dan Bulog—dalam upaya menekan laju inflasi dan memastikan kesejahteraan warga, khususnya di tengah potensi kenaikan harga menjelang hari besar.

Kabag SDM Polres PPU, Kompol Muhadi mewakili Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara menjelaskan bahwa beras dengan kualitas terbaik ini akan dijual kepada masyarakat dengan harga subsidi. Setiap titik distribusi mendapatkan alokasi 1,5 ton, sehingga total 7,5 ton beras akan tersalurkan di wilayah PPU.

“Gerakan Pangan Murah ini adalah wujud nyata kepedulian kami terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Tujuannya jelas, yaitu meringankan beban pengeluaran warga dan memastikan setiap rumah tangga dapat mengakses beras berkualitas tanpa harus khawatir dengan harga yang melambung,” ungkap Kompol Muhadi.

Distribusi ini akan menjangkau lima lokasi strategis untuk memastikan cakupan yang luas, yaitu:

  • Polres PPU – Pasar Induk Penajam
  • Polsek Penajam – Pasar Petung
  • Polsek Waru – Pasar Waru
  • Polsek Babulu – Pasar Babulu
  • Polsek Sepaku – Pasar Sepaku

Setiap lokasi penjualan akan diawasi langsung oleh personel kepolisian untuk menjamin proses distribusi berjalan dengan aman, tertib, dan tepat sasaran.

Lebih dari sekadar program bantuan, Gerakan Pangan Murah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam menjaga kestabilan ekonomi. Ketersediaan beras dengan harga stabil adalah kunci utama dalam menjaga ketahanan pangan dan mencegah gejolak sosial.

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin, terutama saat harga komoditas pangan cenderung fluktuatif. Dengan kolaborasi yang solid, kami yakin dapat menciptakan ekosistem pangan yang lebih stabil dan berkelanjutan di Penajam Paser Utara,” pungkas Kompol Muhadi.

Respons positif dari masyarakat sudah mulai terlihat. Warga menyambut baik inisiatif ini, yang tidak hanya membantu dari segi ekonomi, tetapi juga menunjukkan bahwa pemerintah dan aparat hadir di tengah-tengah mereka untuk mengatasi kesulitan sehari-hari.

Dengan langkah nyata ini, Polres PPU menegaskan bahwa tugas mereka tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga mencakup peran aktif dalam menjaga kesejahteraan masyarakat. (Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *