Gematrisatyamedia.com, Penajam Paser Utara, Rabu 6 Agustus 2025 – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) mulai mengembangkan kawasan ruang terbuka hijau (RTH) di depan Stadion Penajam. Pembangunan ini ditargetkan menjadi alternatif baru ruang publik bagi masyarakat dan turut memberdayakan pelaku UMKM.
Kepala Dinas Perkim PPU, Riviana Noor, mengungkapkan bahwa lahan seluas sekitar 5 hektare tersebut akan disulap menjadi area yang lebih fungsional dan representatif untuk masyarakat. Tahun ini, anggaran sebesar kurang lebih Rp24 miliar telah disiapkan untuk merealisasikan proyek tersebut.
“Tahun ini di Perkim ada kegiatan pembangunan di depan stadion. Ruang terbuka hijau itu akan kita tata, dengan pembangunan jogging track, gedung pengelola, serta area untuk fasilitas UMKM di sisi kanan dan kirinya,” jelas Riviana (6/8/25).
Dalam rencana penataan ini, Perkim juga menargetkan pelaku UMKM yang saat ini tersebar di Alun-Alun dan di sekitar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) PPU, bisa dipindahkan dan ditata lebih rapi di kawasan stadion.
“Harapan kita, sebagian UMKM yang ada di Alun-Alun dan di depan serta samping RS bisa kita arahkan ke area tersebut agar lebih tertata dan representatif,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan ruang terbuka hijau ini merupakan langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang publik. Selama ini, masyarakat PPU hanya memiliki beberapa pilihan seperti Alun-Alun dan Taman Rosalin.
“Mudah-mudahan, dengan adanya ruang terbuka hijau di depan stadion ini, alternatif area publik untuk masyarakat semakin bertambah,” tambahnya.
Riviana juga menegaskan bahwa pembangunan ini tidak hanya fokus pada keindahan dan fasilitas ekonomi, tetapi juga akan memperhatikan kebutuhan penyandang disabilitas dan anak-anak.
“Sudah pasti itu menjadi perhatian. Kawasan ini dirancang ramah disabilitas dan juga ramah anak. Ke depan, ini akan jadi ruang bermain anak, tempat olahraga masyarakat, dan tentunya mendukung pelaku UMKM,” tuturnya.
Terkait relokasi UMKM ke kawasan stadion, Riviana menyebut bahwa komunikasi dan pendekatan secara intensif terus dilakukan. Salah satunya melalui pengurus himpunan UMKM yang selama ini aktif di Alun-Alun.
“Sudah kami sampaikan ke pengurus UMKM di Alun-Alun, mereka ada organisasinya. Begitu juga UMKM di sekitar RS akan kami ajak komunikasi, tentunya melalui dinas teknis terkait,” katanya.
Saat ini, progres fisik pembangunan baru mencapai sekitar 7 persen. Hal ini dikarenakan proses lelang baru dimulai pada Juni dan kontrak pekerjaan baru berjalan sejak Juli 2025.
“Insyaallah selesai tahun ini. Saya cek kemarin, progresnya sudah cukup baik. Kebutuhan tenaga kerja dan material sudah mulai berjalan, jadi kita optimis bisa selesai di bulan Desember,” pungkas Riviana.
Dengan pembangunan ini, diharapkan masyarakat Penajam akan memiliki pilihan ruang terbuka yang lebih luas, nyaman, serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
