Gematrisatyamedia.com, Penajam Paser Utara, Sabtu 6 September 2025 — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Rencana pelaksanaan job fit atau uji kesesuaian bagi pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengalami penundaan. Penundaan ini disebabkan sejumlah persiapan administratif yang belum sepenuhnya rampung, termasuk penilaian kinerja pejabat dan kelengkapan tim seleksi.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) PPU, Ainie, menjelaskan bahwa meskipun Bupati telah menginstruksikan agar proses rotasi jabatan ini dipercepat, sejumlah tahapan masih perlu diselesaikan.
“Memang saat ini kami sedang melakukan persiapan-persiapan. Bupati memiliki kewenangan untuk melakukan pengangkatan, pemindahan, serta pemberhentian. Namun sebelum job fit dilakukan, persyaratan administratif harus dilengkapi,” ujar Ainie, Sabtu (6/9/2025).
Ainie menambahkan, khusus untuk jabatan pimpinan tinggi pratama, Pemkab PPU sudah menjalin komunikasi dengan berbagai pihak untuk memetakan posisi kepala dinas ke depan. Namun, pelaksanaan job fit memerlukan pembentukan panitia seleksi (Pansel) dan tim asesor terlebih dahulu.
Pansel akan terdiri dari unsur internal, akademisi dari Universitas Mulawarman, serta unsur eksternal dari Pemerintah Provinsi dan Kementerian Dalam Negeri. Seluruh pihak ini, menurut Ainie, sudah menyatakan kesiapannya untuk terlibat dalam proses seleksi.
Selain Pansel, pelaksanaan job fit juga memerlukan tim asesor dari Kementerian Dalam Negeri. BKPSDM PPU telah berkoordinasi dengan pihak terkait, namun pelaksanaannya baru bisa dilakukan setelah seluruh persyaratan administratif dipenuhi.
“Salah satunya adalah penilaian kinerja kepala OPD yang diminta oleh Bupati. Beberapa kepala OPD masih dalam proses penyelesaian SKP-nya. Jika belum selesai, maka rekomendasi dari BKN untuk melaksanakan job fit juga akan tertunda,” jelasnya.
Surat edaran dari Bupati sebenarnya telah meminta agar seluruh penilaian SKP diselesaikan pada akhir Juni 2025. Namun hingga kini, masih ada sejumlah pejabat yang belum memenuhi ketentuan tersebut. BKPSDM terus mendorong penyelesaiannya agar pelaksanaan job fit tidak tertunda lebih lama lagi.
“Target kami sebenarnya minggu kedua September ini. Tapi karena persiapan belum selesai, bisa jadi molor ke akhir bulan,” tutup Ainie.
Penulis : Diaz
