Pemkab PPU Targetkan Serapan Tenaga Kerja 50% di Job Fair 2025, Ajak Perusahaan IKN Berkolaborasi

Gematrisatyamedia.com, Penajam Paser Utara, Sabtu 16 agustus 2025  – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) secara proaktif mengambil langkah signifikan dalam mengatasi isu pengangguran di wilayahnya. Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Pemkab PPU menggelar Job Fair 2025 yang bertujuan untuk mempertemukan langsung para pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan.

Acara yang menjadi angin segar bagi masyarakat PPU ini berhasil membuka 1.104 lowongan pekerjaan dari 29 perusahaan yang berpartisipasi. Antusiasme terlihat jelas dengan hadirnya dua perusahaan yang beroperasi di kawasan strategis, Ibu Kota Nusantara (IKN).

Bupati PPU, Mudyat Noor, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan optimismenya terhadap kegiatan ini.

“Alhamdulillah, hari ini Disnakertrans PPU melaksanakan Job Fair tahun 2025 dengan didukung oleh banyak perusahaan,” ujarnya (16/8/25).

Ia menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan upaya konkret pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Mudyat menyoroti data pengangguran di PPU yang per Januari 2025 mencapai 1.075 orang. Oleh karena itu, Job Fair 2025 ini diharapkan bisa menjadi solusi efektif dan langsung sasaran.

“Kalau tahun lalu yang terserap hanya 20 persen, untuk tahun ini kita harap naik jadi 50 persen yang terserap,” ungkapnya penuh harap.

Target peningkatan serapan hingga dua kali lipat ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mengentaskan masalah ketenagakerjaan

Selain target kuantitatif, Mudyat juga menekankan pentingnya kolaborasi jangka panjang, terutama dengan perusahaan-perusahaan yang berbasis di IKN. Ia berharap partisipasi perusahaan dari IKN akan terus meningkat di masa mendatang, seiring dengan pesatnya pembangunan di wilayah tersebut.

“Saya berharap perusahaan yang ada di IKN bisa ikut partisipasi sehingga bisa meningkat,” kata Mudyat.

Lebih lanjut, ia mengemukakan rencana strategis pemerintah untuk menginventarisasi kebutuhan perusahaan-perusahaan IKN.

“Ke depan kita coba kolaborasikan jauh lebih baik, kita inventarisasi dengan baik sehingga bisa menampung kawan-kawan yang ada di Kabupaten PPU.”

Langkah kolaboratif ini menjadi kunci utama agar tenaga kerja lokal dapat terserap secara maksimal, mencegah kesenjangan antara kebutuhan industri dan ketersediaan sumber daya manusia. Job Fair 2025 ini diharapkan tidak hanya menjadi jembatan bagi para pencari kerja, terutama lulusan baru, untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi juga menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di PPU.

Penulis : Diazz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *